Tanggal 9 kemarin adalah hari yang paling gw tunggu seumur hidup gw, tak lain dan tak bukan karena pada hari itu gw akan punya kartu nama.
09.00
Setelah sebelumnya gw sedikit melakukan peregangan pada tubuh renta gw, gw menjamah kamar mandi sambil menyalakan musik di hape. Gw seharusnya sudah berangkat, karena jam 10 nanti gw ada meeting dengan anak-anak G04.
G04 adalah sebuah biro jasa desain yang didirikan oleh teman kuliah gw, yang terdiri dari 9 orang mahasiswa abadi nan kereaktif di sebuah kampus ternama di Jakarta. Sebagai info tambahan nama G04 berasal dari kata Group 04, yang artinya para pendiri biro ini adalah para mahasiswa angkatan 04 (yang belum lulus).
Setelah dirasa siap untuk berangkat gw pun bergegas memanaskan mesin motor kesayangan gw, motor yang kerap gw tunggangi dengan kebringasan gw sebagai masker rider, motor yang dengan penuh keikhlasan diberi minum bensin bersubsidi.
10.25
Tak terlalu terasa, jalanan yang pada saat itu terasa ramah tamah gemari paloh jenawi benar-benar membantu gw sampai kampus dalam kurun waktu tak sampai 1 jam saja. Sesampainya di parkiran motor, gw melepas helm sambil mengibaskan rambut yang sudah 2 hari belum dikeramasin (gw keremas cuma kalo habis mimpi basah, dan gw sendiri ngga inget kapan gw mimpi basah, apa malah ngga pernah).
Gw mencoba mencari teman gw yang lain, saat itu mata elang gw tidak melihat batang hidung mereka, bau mereka pun tak terendus oleh ketajaman indra penciuman gw. Nampaknya tak satupun dari mereka yang sudah sampai. Anak zaman sekarang memang punya kebiasaan ngaret. ngomong-ngomong tentang kebiasaan ini, gw sering kali menjadi korban, gw yang paling ngga suka ngaret (kecuali jadwal kelulusan gw yang ngaret banget), pernah dengan bodohnya menunggu seorang wanita di bioskop selama 2 jam.
11.00
Gw, Reygi, Adimar dan Asep pun bersatu.
Gw : Di gw udah bikin desain kartu nama yang baru
Adimar : oh ya, coba liat..
Gw pun menyalakan Sisca (nama laptop gw) dan menunjukkan hasil kerja keras gw.
Adimar : wah keren
Asep : ia keren loh
Reygi : ...................(sebelum adimar dan asep dateng gw udah pamer terlebih dulu ke egi, jadi dia cuma diem aja)
Asep : Gw juga iseng-iseng bikin ini (asep memamerkan cover dvd karya dia)
Gw, Adimar, Reygi : wah keren sep
Asep : Biasa aja, gw cuma iseng aja bikin ginian..
Adimar : donlod dimana sep (dengan sangat kurang ajarnya adimar ngeledek)
Randy : iya iya keren (masih ngga yakin kalo asep bisa bikin kaya gitu)
Asep : ada koq tamplatenya (membuka ilustrarator dan ngasih unjuk tamplet yang dia gunakan)
Gw : wah keren (lega ternyata itu design dari tamplate)
13.00 kurang lebih
Kemunculan 2 bidadari berkerudung.
Terdengar sayup-sayup suara percakapan sepasang wanita yang suaranya terdengar tidak asing, Akhirnya datang juga! Nelly dan Farah, 2 orang anggota perempuan G04 yang kami tunggu dari tadi. (janjiannya jam 10, kenapa bisa pada dateng jam segini ya).
Sembari menunggu Dollar yang kabarnya sedang berteduh, gw secara bergiliran sholat di mushola yang terletak di lantai 4. Dengan bertelanjang kaki gw menuju toilet untuk mengambil air wudlu, gw menelusuri lorong yang dipenuhi mahasiswa dan mahasiswi yang entah sedang mengerjakan apa.
Saat-saat seperti itu adalah saat dimana gw harus cermat dan cepat untuk menghindar dari bersentuhan dengan lawan jenis, namun alangkah disayangkan, walaupun tubuh gw tidak tersentuh tapi hati gw selalu tersentuh apabila melihat lawan jenis yang lucyu.
14.30 kurang lebih
Pucuk dicinta Dollar pun tiba. Selain balesan sms dari seseorang yang tak kunjung berbalas, hal yang paling gw tunggu hari ini adalah kedatangan Dollar, tentu saja Dollar yang datang dengan membawa kartu nama.
Pembagian kartu nama dilaksanakan, ini adalah atraksi utama dari meeting G04 hari ini.
Dollar : Siapa sih yang desain kartu nama? (nyindir adimar)
Adimar : ini tulisannya agak kurang kebaca ya (sedih karena desain kartu namanya nampak kurang memuaskan)
Gw : Bagus koq, cuma hurufnya kekecilan aja (mencoba menghibur Adimar yang nampak desperado)
Bolak-balik rapatin logo, redesign logo tapi ujug-ujugnya logonya nyempil di pojok kayak belek.
Adimar : koq kartu nama gw dikit banget..
Reygi : eeh iya nih, punya gw sama reyga banyakan punya gw.
Nelly : punya gw banyak banget.
Gw : coba diitung deh, punya gw ada 37 loh
Dollar : Gw kayaknya paling banyak nih
Masing2 anggota mendapat jumlah kartu nama yang berbeda, seharusnya pembagian yang adil adalah tiap orang mendapatkan 33 kartu nama.
Dari kejauhan, nampak dua buah sosok yang cukup familiar, Seto dan Reza datang tak diundang. Seto dan Reza adalah teman seangkatan gw yang juga belum lulus, padahal menurut gw mereka itu sangat hebat dalam hal desain men desain loh.
"Apa kabar nih nasigoreng Alif?".Seto menyodorkan tangannya minta dijabat.
"wah, lo udah baca blog gw ya?" terus terang gw ngga menyangka temen gw ternyata sudah membaca blog gw ini.
"Ga disangka Randy bisa juga nulis,Raditya Dika ke 2 nih" sepik Dollar menambahkan.
"heeh, iya ya, nama gw kan mirip, Raditya Dika sama Randy Nurdika"
17.00
Bersama teman-teman yang tadi ditulis di atas,kita yang rencananya mau pulang mengurungkan niat. Di depan gedung fikom kami bertemu beberapa anak DKV 2004 yang lain, yang belum lulus. Sebenarnya gw terkejut bercampur haru mengetahui kenyataan bahwa ternyata sangat banyak teman-teman gw yang begitu mencintai kampus ini.
Kami adalah mahasiswanya mahasiswa, mahasiswa paling senior di kampus ini, mahasiswa yang dengan tabah menghabiskan masa produktifnya di kampus tercinta. Dengan memantapkan hati untuk tetap tabah menjalani hidup ini, kami pun berfoto ria layaknya ortubil (orang tua labil) sambil ngebanyol tentang banyolan khas orang tua(ya, kami memang sudah tua).
19.00 setelah solat maghrib
Entah angin apa yang membuat kita betah berlama-lama dikampus, gw, Reygi, Seto, Reza, Josua, Wahyu, Asep dan Adimar nongkrong di turunan yang mau ke arah mushola (gw bingung tempat itu namanya apa). Mendengarkan musik, bergosip tentang dosen dan menari pun tidak lepas dari kegiatan kita pada saat itu.
Saat itu kami memang terlihat lepas kendali, mungkin saja bagi orang lain yang berfikiran picik kami terlihat seperti orang gila, namun apabila orang itu berwawasan luas maka mereka akan sedih karena berfikir bahwa mereka sudah kuliah di tempat yang salah.
21.00
Angin yang tadi membuat kami betah kini mulai membuat kami kedinginan, gw yang renta apabila terkena angin malam masih harus bertemu dengan seorang teman di daerah blok m, sungguh hari ini gw memaksakan diri untuk jauh dari rumah. Gw males pulang, gw butuh teman untuk menghibur dikala gw sedih, dikala gw merasa kesepian (akhirnya gw punya ide untuk membujuk reygi supaya nginep di rumah gw).
22.00
Gw dan reygi bertemu dengan teman gw yang bernama Mey di KFC bulungan setelah sebelumnya kami menonton band di wapres. Mey adalah seorang Koreaholic, dia mengaku pernah menonton drama Korea dari malem sampai jam 4 pagi, Mey ini adalah satu-satunya teman gw yang dengan semangat mendengarkan tentang cerita-cerita karangan gw selain itu Mey adalah salah seorang teman yang bisa gw banggakan, karena dia calon dokter muda.
24.00 kurang lebih
Meratapi nasib, gw merasa sebagai orang yang terlalu blak-blakan dalam mengungkapkan isi hati gw, namun gw merupakan orang yang tidak akan melakukan sesuatu kepada seseorang yang gw tidak mau orang lain melakukan sesuatu tersebut kepada gw (ngerti ngga bahasa gw?).
Gw biasa ngeledekin orang, tentu saja karena gw ngga masalah diledekin, gw ngerjain orang karena gw ngga msalah dikerjain orang, namun gw seringkali melupakan sesuatu, bahwa semua orang itu tidak sama seperti gw.
Untuk apa yang pada hari itu gw lakukan terhadap semua orang baik yang disengaja ataupun tidak disengaja semoga bisa menjadi bahan instrospeksi diri, karena gw tidak pernah dengan sengaja ingin menyakiti orang lain (kecuali kalo lagi emosi, tapi gw jarang sih termakan emosi).
Nasigoreng Alif akan tetap dihatiku selamanyaaa!
wah AADR.
BalasHapusAda Apa Dengan Randi?
dilema sepertinya..
gw yakin lo sukses ran :)
Sedih gw gak ikutan nimbrung hiks..
salam buat anak2 G04'ers.
thanks ip, eh makasih (gw lagi mencoba tidak mencampur adukkan bahasa). ia beneran gw dilema setelah gw menyadari hal tersebut, bahkan sebelum menyadarinya gw dilema juga, sekarang dilemanya jadi 2x lipat...
BalasHapushhee.. lucu^^
BalasHapusmain ke blog aku yah kak
http://rzamaliasari.blogspot.com/
makasih rizky, ia nanti saya main ke sana..hehe
BalasHapus